Akankah Penurunan Ketiga Akhirnya Menyeret Pound? Angka Tahunan Dapat Mencuri Perhatian

 Akankah Penurunan Ketiga Akhirnya Menyeret Pound? Angka Tahunan Dapat Mencuri Perhatian


  • Ekonom memperkirakan Penjualan Ritel Inggris telah anjlok 16% pada bulan April.
  • Melihat dampak lockdown sebulan penuh memberikan wawasan ke depan.
  • GBP/USD memiliki ruang untuk turun setelah sebelumnya mengabaikan inflasi yang lemah dan statistik pekerjaan. 

Tiga pukulan dan pound anjlok? Klaim pengangguran melonjak lebih dari 800.000 dan inflasi tahunan turun menjadi 0,8% – keduanya lebih buruk dari yang diharapkan – namun tanpa memberikan dampak pada GBP/USD. Pasangan mata uang pulih di tengah harapan untuk vaksin virus corona. 

Konsumsi adalah bagian penting dari ekonomi dan kemungkinan penurunan sudah memiliki dampak yang lebih signifikan. Penjualan ritel utama turun sebesar 5,1% di bulan Maret – penutupan memberikan efek hanya pada tanggal 23 bulan itu – dan sekarang diproyeksikan akan runtuh dengan tambahan 16%. Itu sudah sangat menghancurkan.

Penurunan bulan Maret lebih buruk daripada krisis keuangan dan ekspektasi menunjukkan tiga kali lipat penurunan pada bulan April.

Statistik pada bulan Maret bisa lebih buruk tanpa penimbunan sebelum lockdown. Angka untuk bulan April sudah mencakup angka keseluruhan di masa lockdown dan bebas dari distorsi.

Perdana Menteri Boris Johnson mengumumkan sedikit pelonggaran lockdown pada awal Mei dan menimbulkan ide untuk langkah-langkah tambahan pada Juni dan Juli. Sementara kurva COVID mendatar, jalan pembukaan kembali ekonomi tetap panjang. Oleh karena itu, ada peluang bagus bahwa tingkat konsumsi yang rendah akan berlanjut di bulan Mei dan Juni – menjadikan angka ini sebagai patokan.

Angka-angka tahunan juga menarik dan dimasukkan ke dalam perkiraan jatuhnya output ekonomi Inggris pada kuartal kedua. Ekspektasi penurunan angka utama tahunan anjlok sebesar 22,2%. Penurunan kurang dari 20% bisa menggembirakan sementara jika terjerembab lebih dari 25% bisa memicu berita utama yang menekan, memperkuat perkiraan untuk kuartal yang mengerikan.

Penurunan angka tahunan dapat mencuri perhatian

Reaksi potensial GBP/USD

Pound/dolar mengabaikan angka data utama untuk April sebelumnya yang dirilis awal pekan ini. Apakah akan melakukannya lagi? Mungkin kali ini, akumulasi berita buruk sudah membesar yang akan menekan sterling. 

Di bawah ekspektasi: Penurunan sekitar 20% dalam penjualan bulanan dan lebih dari 25% untuk angka tahun ke tahun kemungkinan akan berdampak buruk, seperti dijelaskan sebelumnya. Hal itu akan menambah tekanan pada Bank of England untuk bertindak. 

Jika data tetap seuai ekspektasi – penting untuk diingat bahwa rentang yang lebih luas dari biasanya – sterling kemungkinan akan mengabaikan data dan kembali beralih ke gelombang spekulasi suku bunga negatif dan berita utama Brexit. 

Penurunan belanja yang lebih kecil – mungkin sekitar 10% untuk bulanan dan di bawah 20% triwulan, sterling bisa melambung di tengah harapan bahwa pembeli lebih tahan – mungkin berkat skema cuti sukses pemerintah. 

Kesimpulan

Penjualan Ritel kemungkinan jatuh sebesar dua digit pada bulan April. Pound telah bertahan terhadap rilis angka utama sebelumnya tetapi mungkin menyerah pada tekanan pada saat ini – terutama jika angka tahunan meleset dari perkiraan.



Sumber : www.fxstreet-id.com