Rupiah Melemah, Pound Naik Tipis Dibayangi Transisi Brexit

 Rupiah Melemah, Pound Naik Tipis Dibayangi Transisi Brexit


© Reuters.

Investing.com – Rupiah USD/IDR bergerak melemah terhadap dolar AS pada perdagangan Kamis (28/05) pagi. Pelemahan rupiah terjadi meski ada sentimen pelonggaran karantina wilayah di sejumlah negara dan pound sedikit naik terhadap dolar dengan berbagai sentimen membayangi pergerakan mata uang Inggris ini.

Mengutip data Investing.com, rupiah turun 0,36% di 14.762,5 per dolar AS sampai pukul 11.27 WIB. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak melemah pada awal perdagangan Kamis pekan ini seperti dilaporkan Liputan6 Kamis (28/05).

Mengutip Bloomberg, Kamis (28/5/2020), rupiah dibuka di angka 14.740 per dolar AS, melemah jika dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya yang ada di angka 14.710 per dolar AS. Menjelang siang, rupiah terus bergerak melemah ke 14.762 per dolar AS.

Sejak pagi hingga pukul 10.30 WIB, rupiah bergerak di kisaran 14.740 per dolar AS hingga 14.762 per dolar AS. Jika dihitung dari awal tahun, rupiah melemah 6,47 persen.

Sedangkan berdasarkan Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI), rupiah dipatok di angka 14.769 per dolar AS, melemah jika dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya yang ada di angka 14.761 per dolar AS.

Meski dibuka melemah, namun rupiah masih memiliki potensi untuk menguat didukung sentimen pelonggaran lockdown di sejumlah negara.

Sementara pound Inggris naik tipis pada Kamis (28/05) pagi ini menurut Reuters di mana kesepakatan perdagangan Brexit tampaknya masih jauh dari kata selesai dan juga tengah dibayangi prospek suku bunga negatif, kondisi resesi yang dalam dan tumpukan hutang.

Perundingan antara Inggris dan Uni Eropa untuk mencapai kesepakatan perdagangan belum berjalan dengan baik sejauh ini sebelum berakhirnya periode waktu transisi Brexit pada akhir tahun ini.

Ditengah kemungkinan perceraian yang tanpa adanya aturan kedua pihak, Bank of England dapat mendorong tingkat suku bunga di bawah nol untuk membantu ekonomi yang tengah menghadapi resesi terdalam dalam beberapa dekade.

GBP/USD naik 0,03% di 1,2254 menurut data Investing.com pukul 11.51 WIB.

 



Sumber:investing.com