Tags : fundamental

Saham Jatuh, Ikuti Risiko Mata Uang, CAD Ketenagakerjaan Jadi yang

Dolar AS akhirnya berada di bawah tekanan jual pada Kamis setelah AS menetapkan rekor tinggi lebih dari 59.000 kasus COVID-19 pada hari Rabu. Jumlahnya sedikit dimoderasi hari ini tetapi fasilitas medis di seluruh negeri semakin kewalahan, tingkat kasus positif ada di tahap mengkhawatirkan dan tingkat kematian meningkat. Jobless claims lebih baik dari yang diharapkan, naik […]Read More

Seberapa Keras Lockdown di Australia Memukul AUD?

Dolar AS diperdagangkan lebih tinggi terhadap sebagian besar mata uang utama pada hari Selasa, tetapi sebagian besar keuntungannya didapatkan selama sesi perdagangan Asia dan sesi awal Eropa. Pada waktu bagian New York, dolar AS berkonsolidasi dengan petunjuk yang minim. Saham jatuh keras setelah reli kemarin, sementara imbal hasil Obligasi bergerak lebih rendah. Kasus Covid-19 baru […]Read More

Pair EURCHF Naik Karena Prospek Pelemahan Pertumbuhan Amerika Serikat

Goldman Sachs (NYSE:GS) mulai merevisi tingkat pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat untuk kuartal berikutnya dari 33% menjadi 25%. Proyeksi pelemahan pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat tentunya tidak terlepas dari meningkatnya serangan gelombang kedua virus covid-19. Dari data terlihat 340.000 orang Amerika terjangkit virus ini dalam sepekan terakhir dan terjadi peningkatan angka kematian yang hampir mencapai 3%. Keadaan […]Read More

Traders FX Menghilangkan Kekhawatiran Covid-19

Selama liburan akhir pekan, jumlah kasus Covid-19 di AS mencapai rekor tertinggi baru, tetapi reli hari Senin pada mata uang dan ekuitas menunjukkan bahwa investor tidak terpengaruh oleh krisis kesehatan yang berkembang di AS. Dow Jones Industrial Average naik lebih dari 300 poin karena euro ditutup di atas 1,13 terhadap dolar AS untuk pertama kalinya […]Read More

Lonjakan Covid-19 Menahan Turunnya Emas

Data sector tenaga kerja Amerika Serikat yang dirilis membaik minggu lalu, tidak dapat menurunkan harga emas dunia. Turunnya angka tingkat pengannguran ke level 11,1% dan lowongan pekerjaan mencapai 4,8 juta, merupakan data ekonomi yang sangat kuat dan mengindikasikan bahwa pemulihan ekonomi di Amerika Serikat sedang berjalan. Keadaan ini harus terhalang dengan meningkatnya jumlah orang yang […]Read More

Awan Hitam Bayangi Data Tenaga Kerja yang Kuat

Berdasarkan laporan pekerjaan terbaru, ekonomi AS mencatatkan kinerja yang baik. Sekitar 4,8 juta warga Amerika kembali bekerja di bulan Juni menyusul peningkatan hampir 2,7 juta di bulan Mei. Tingkat pengangguran turun menjadi 11,1% dari 13,3% dan perbaikan ini mendorong dolar AS dan saham lebih tinggi. Sayangnya, dolar AS tidak dapat mempertahankan kenaikannya karena USD/JPY dan […]Read More

Akankah Upah Non Pertanian Menguntungkan atau Merugikan Dolar?

Kuartal ketiga dimulai dengan ekuitas konsolidasi dan mata uang. Saham diperdagangkan sedikit lebih tinggi sementara dolar AS bergerak lebih rendah, memungkinkan sterling, dolar Kanada, Australia dan Selandia Baru untuk memperpanjang keuntungan mereka. Kasus-kasus Covid-19 di AS terus meningkat pada tingkat yang mengkhawatirkan, suatu tanda bahwa pemerintah AS memiliki sangat sedikit kendali atas krisis yang sedang […]Read More

FX: Akhir Q2 yang Sepi Akibat Bayang-Bayang Ketidakpastian Q3

Saat kuartal kedua hampir berakhir, kami merefleksikan keuntungan dalam ekuitas dan mata uang. Sementara pandemi Covid-19 memberikan kekhawatiran terhadap pasar pada akhir kuartal pertama, pemulihan adalah tema utama Q2. Negara-negara menerapkan lockdown pada bulan Februari dan Maret dan mulai melonggarkan pembatasan itu pada bulan Mei dan Juni. Bagi investor, konsumen dan bank sentral, ketakutan dan […]Read More

Gelombang Kedua Covid-19 Akan Membuat Euro Terpuruk

Resiko penyebaran virus covid-19 atau sering disebut resiko gelombang kedua, akan bertambah setelah Pemerintah Uni Eropa mulai membuka perbatasan eksternal pada hari selasa kemarin.Keputusan ini diambil oleh Pemerintah Uni Eropa setelah melihat adanya kekacauan di industry penerbangan sehingga dapat memperburuk perekonomian di kawasan tersebut. Walaupun telah dibuka, hanya 14 negara yang diijinkan, yaitu Aljazair, Tunisia, […]Read More

Perlambatan Ekonomi Global Melemahkan Dollar Selandia Baru

Pelambatan ekonomi global terjadi diseluruh dunia karena pandemic virus corona, sejak awal tahun 2020.Selandia Baru merupakan negara paling selatan dimuka bumi ini, sehingga sangat bergantung pada ekspor hasil komoditi keberbagai negara, sehingga perlambatan ekonomi global akan berdampak besar pada perekonomian negara tersebut. Bank sentral Selandia Baru, RBNZ memprediksi bahwa perekonomian global akan melambat karena adanya […]Read More